Friday, 30 September 2022
ad

Melek Teknologi dan Literasi, Kebutuhan Penghulu di Era Society 5.0

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

“Di era Super Smart Society atau Society 5.0 manusia, benda, dan sistem diintegrasikan dalam ruang maya dan fisik, untuk memudahkan dan membawa nilai baru. Sehingga para Penghulu harus mampu berinovasi dan beradaptasi dalam pengabdiannya kepada masyarakat sesuai perkembangan zaman,” ujarnya dalam keterangan yang diterima bimasislam.

Menurutnya, penghulu juga diharapkan memiliki kemampuan literasi untuk membaca dan memanfaatkan dengan baik perkembangan teknologi informasi sebagai kebutuhan.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh Penghulu, Penyuluh Agama Islam, dan operator dari 14 KUA se-Kabupaten Maros itu, Mubasysyir menyampaikan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka mendukung tiga agenda besar Kementerian Agama RI (Kemenag), yakni Revitalisasi KUA, Moderasi Beragama, dan Digitalisasi Layanan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini, dan berkat kerja sama APRI Maros dan STIMIK Handayani Makassar, agenda ini bisa lebih diperluas lingkupnya dalam skala nasional. Sehingga acara ini bisa diikuti teman-teman pengurus APRI se-Indonesia secara hybrid,” jelas Mubasysyir.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Maros, Abdul Rasyid berharap kegiatan ini bisa simultan, dan menjadi awal dari kegiatan lanjutan yang bisa dikolaborasikan dengan instansi lain.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini bisa mencakup skala nasional, tentu saja karena keterlibatan semua pihak. Sehingga kami berharap dari forum ini bisa menghasilkan banyak gagasan dan ide kreatif untuk para Penghulu,” ungkapnya dalam kegiatan yang juga diikuti pengurus APRI se-Indonesia dan Civitas Akademik STIMIK Handayani Makassar itu.

Abdul Rasyid mengungkapkan, kolaborasi yang dilakukan itu dapat membuka kesempatan baru. “Saya juga berharap kegiatan kerja sama seperti ini bisa terus dilanjutkan,” katanya.

“Kegiatan ini sangat penting dilakukan. Ke depan, pemenuhan tugas pokok dan fungsi penghulu akan mengarah pada basis Information technology (IT). Kita dipaksa untuk terus belajar, terutama terkait perkembangan IT, sehingga kita harus bisa menyesuaikan,” pungkasnya.

(Anty)